Olahraga gulat di Provinsi Jambi kini tengah memasuki fase transformasi yang sangat akademis dan sistematis. Pengurus PGSI Jambi secara resmi telah mengadopsi dan mulai menerapkan kurikulum gulat gaya bebas yang bersumber dari sistem pelatihan universitas-universitas ternama di Amerika Serikat. Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu negara adidaya dalam disiplin gulat gaya bebas, di mana sistem kompetisi antar perguruan tinggi atau collegiate wrestling menjadi kawah candradimuka yang melahirkan juara-juara olimpiade. Dengan membawa standar kurikulum ini, Jambi bertekad mencetak pegulat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas secara taktis dan teknis.

Kurikulum gulat dari universitas di Amerika Serikat sangat menekankan pada penguasaan posisi dasar dan kontrol pergelangan kaki yang sangat dominan. Di Jambi, para atlet kini diajarkan untuk memahami mekanika tubuh dalam melakukan takedown yang efisien. Berbeda dengan gaya gulat tradisional yang mungkin lebih mengandalkan tenaga statis, gaya Amerika lebih dinamis dan mengandalkan transisi gerakan yang cepat. PGSI Jambi meyakini bahwa dengan penerapan kurikulum yang terstruktur ini, para atlet muda di wilayah tersebut akan memiliki fondasi teknik yang lebih bersih dan sulit dipatahkan oleh lawan saat bertanding di level nasional.

Salah satu fokus utama dari sistem Amerika Serikat ini adalah pada aspek scrambling atau kemampuan untuk memenangkan posisi di tengah situasi yang kacau. Pegulat Jambi kini menjalani drill khusus yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan kecepatan reaksi saat kaki mereka diserang. Dalam gulat gaya bebas modern, kemampuan untuk segera membalikkan keadaan dari posisi bertahan menjadi menyerang adalah kunci kemenangan. Oleh karena itu, latihan di Jambi kini banyak melibatkan simulasi pertandingan dengan intensitas tinggi yang menuntut pengambilan keputusan cepat dalam hitungan detik, sebagaimana yang diterapkan pada atlet elit di negeri paman sam.

Selain teknis di atas matras, kurikulum ini juga mencakup manajemen berat badan dan nutrisi yang sangat saintifik. Di tingkat universitas Amerika, pemotongan berat badan dilakukan dengan pengawasan medis yang ketat agar tidak mengganggu performa atlet. PGSI Jambi mulai menerapkan protokol serupa, di mana setiap atlet dipantau asupan kalorinya guna memastikan mereka bertanding di kelas berat yang paling ideal tanpa kehilangan kekuatan otot. Langkah ini merupakan bentuk edukasi profesional agar para pegulat lokal memahami bahwa persiapan di luar matras sama pentingnya dengan latihan fisik di dalam sasana.