Tahap Persiapan Fisik PGSI Jambi yang dijalankan mencakup program latihan beban yang sangat spesifik untuk memperkuat otot inti dan ekstremitas. Para pelatih telah menyusun kurikulum yang memadukan antara kekuatan murni dan ketangkasan fungsional. Tidak hanya sekadar mengangkat beban berat, para pegulat juga dilatih untuk memiliki ledakan tenaga saat melakukan bantingan atau pertahanan bawah. Program ini dipantau secara ketat untuk memastikan tidak ada atlet yang mengalami kelelahan berlebih atau cedera sebelum hari pertandingan tiba. Kedisiplinan dalam menjalankan rutinitas pagi dan sore hari menjadi tolok ukur utama dalam melihat keseriusan setiap individu dalam mengejar mimpi mereka di kancah nasional.

Selain aspek kekuatan, manajemen berat badan merupakan tantangan fisik yang paling berat bagi seorang pegulat. Mengatur pola makan agar tetap berada di kelas pertandingan yang diinginkan tanpa kehilangan tenaga adalah sebuah seni tersendiri dalam olahraga ini. Pihak PGSI Jambi bekerja sama dengan ahli gizi untuk memberikan edukasi mengenai asupan protein dan karbohidrat yang tepat guna menunjang pemulihan otot pasca latihan berat. Pengaturan hidrasi juga menjadi perhatian utama, mengingat dehidrasi sekecil apa pun dapat menurunkan fokus dan kecepatan reaksi di lapangan. Keseimbangan antara nutrisi dan porsi latihan inilah yang akan menentukan ketahanan seorang atlet saat harus bertanding dalam beberapa babak dalam satu hari.

Target utama dari seluruh rangkaian kerja keras ini adalah mengamankan tiket dalam babak kualifikasi yang akan mempertemukan para petarung terbaik dari seluruh penjuru negeri. Persaingan di level ini sangatlah kejam, di mana kesalahan teknis sekecil apa pun dapat berakibat fatal pada perolehan poin. Oleh karena itu, simulasi pertandingan dengan tekanan tinggi sering dilakukan untuk melatih mentalitas bertanding para atlet. Mereka harus terbiasa mengambil keputusan cepat dalam kondisi lelah yang luar biasa. Ketangguhan mental yang lahir dari persiapan yang matang akan menjadi pembeda saat kedua petarung memiliki level teknik yang setara di atas matras.