Menghadapi lawan yang memiliki gaya bertanding pasif atau cenderung bertahan (defensive wrestler) sering kali lebih menyulitkan daripada menghadapi lawan yang agresif. Mereka cenderung menunggu kesalahan Anda daripada mengambil risiko untuk menyerang. Strategi yang tepat untuk mengalahkan pegulat seperti ini adalah dengan memaksa mereka keluar dari zona nyaman. Analisis Lawan harus difokuskan pada mencari celah dalam pertahanan mereka yang rapat dan memaksa mereka Gulat bertanding lebih aktif. Suka tidak suka, Anda harus menjadi agresor dan mendikte tempo pertandingan. Bertahan dalam situasi ini berarti mengambil inisiatif serangan yang terukur dan efisien.
Langkah pertama dalam strategi ini adalah menggunakan teknik snapdown secara terus-menerus. Pegulat bertahan sering kali fokus melindungi kaki mereka. Dengan menarik kepala mereka ke bawah, Anda memaksa mereka bereaksi dan keluar dari posisi defensif yang nyaman. Snapdown tidak hanya menguras energi lawan tetapi juga berpotensi membuat mereka kehilangan keseimbangan, membuka peluang untuk takedown.
Kedua, gunakan teknik fake attack atau serangan palsu. Pegulat bertahan sangat sensitif terhadap gerakan kaki. Lakukan gerakan seolah-olah Anda akan melakukan double leg takedown, namun tahan gerakan tersebut untuk melihat reaksi mereka. Jika mereka bereaksi secara berlebihan (overreact), itu adalah momen tepat untuk melakukan serangan sungguhan atau mengubah arah serangan.
Ketiga, tingkatkan tekanan dengan melakukan hand fighting yang intens. Jangan biarkan lawan beristirahat dalam posisi berdiri. Gunakan dorongan bahu, tarikan lengan, dan tekanan kepala untuk membuat mereka tidak nyaman. Tujuannya adalah membuat mereka frustrasi dan melakukan kesalahan akibat tekanan mental dan fisik. Pegulat yang tidak terbiasa diserang secara intens akan cenderung melakukan stalling (mengulur waktu), yang bisa menghasilkan poin penalti bagi Anda.
Penting juga untuk menguasai teknik di matras (mat work). Jika Anda berhasil menjatuhkan lawan bertahan, segera terapkan kuncian atau kontrol ketat untuk memaksa mereka bergerak. Lawan bertahan sering kali mencoba meratakan tubuh mereka di matras untuk menghindari pin. Gunakan teknik leg riding atau kuncian bahu untuk membalikkan posisi mereka.
Mentalitas adalah kunci. Jangan frustrasi jika serangan Anda berulang kali ditahan. Tetap konsisten dan percaya pada strategi Anda. Lawan bertahan berharap Anda putus asa dan melakukan kesalahan fatal. Dengan tetap tenang dan agresif, Anda akan mampu memecah pertahanan mereka.